Teknologi Terbaru 1 | Michelin Unggulkan Dua Teknologi Ini Pada Ban Michelin Primacy 4 - Teknologi Terbaru 1 | Technology News 2 | News Technology 2

Breaking

About Me

Selasa, 14 Mei 2019

Teknologi Terbaru 1 | Michelin Unggulkan Dua Teknologi Ini Pada Ban Michelin Primacy 4


Michelin Unggulkan Dua Teknologi Ini Pada Ban Michelin Primacy 4
Michelin Primacy 4 

Jakarta, Indonesia - PT Michelin Indonesia mengenalkan ban mobil teranyar Michelin Primacy 4 yang memiliki kelebihan seperti ketenteraman tahan lama dan performa ban terbaik pada ketika baru maupun aus.

Engineering Support PT Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi menuliskan Michelin Primacy 4 mempunyai dua teknologi baru yang menciptakan performa ban maksimal pada ketika baru maupun aus.

"Michelin Primacy 4 muncul sebagai generasi teranyar dengan dua teknologi inovatif yang dikembangkan sekitar 3 tahun yaitu Evergrip Technology dan 2nd-Generation Silent Rib Technology," ujar Rozi dalam paparannya di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Jum'at (13/7/2018).

Rozi menuliskan Evergrip Technology mempunyai dua fitur utama yakni alur ban baru yang menyerahkan ruang pengasingan air 50% lebih besar, sampai-sampai daya cengkram lebih baik pada permukaan basah.

Di samping itu, senyawa karet berperforma tinggi generasi terbaru membulatkan senyawa karet dan silika lebih powerful dan merata yang menyerahkan energi secara bersamaan ketika menyentuh aspal.


Dengan kedua fitur utama dari EverGrip Technology tersebut menciptakan daya pengereman lebih baik di lintasan basah, bahkan saat ban aus.

Teknologi kedua ialah 2nd-Generation Silent Rib Technology yang menyerahkan fitur inter-locking bands untuk mengurangi perubahan pada tapak ban ketika berputar.

Hal itu dapat meminimalisir efek pemompaan udara, sampai-sampai ban pub lebuh senyap dan menyerahkan daya peredam kejut yang lebih baik terhadap rintangan di jalan serta menyerahkan kenyamanan berkendara.

Melalui pengujian TÜV Rheindland Thailand Ltd., mengindikasikan Michelin Primacy 4 dapat mengerem 2,5 meter lebih pendek pada ketika baru dan 5,1 meter lebih pendek pada ketika aus dikomparasikan dengan brand  premium lainnya.



Marketing Director PT Michelin Indonesia, Putu Yudha menyatakan angka pengereman itu terhitung pada kecepatan 80 km/jam sampai 0 km/jam atau berhenti total.

Menurutnya Michelin Primacy 4 bakal ditujukan untuk segmen mobil penumpang sedan berkapasitas 1.500 cc keatas dan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV).

Dirinya juga menegaskan, ban teranyar Michelin ini akan dapat mengatasi dua masalah utama mobilitas di Indonesia laksana keselamatan saat melintas di jalanan basah dan kenyamanan berkendara di jalan rusak.

Michelin Primacy 4 bakal mulai dijual di Indonesia pada Juli 2018 dengan ketersediaan ukuran mulai dari ring diameter 15 sampai 18 inci.

Untuk harganya sendiri dibanderol sebesar Rp 1 juta guna varian ring sangat kecil dan guna harga termahal dibanderol sebesar Rp 2 juta guna varian ring terbesar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar